October 24, 2020

shapeupmadrid.info

Segala Informasi Ada Di Disini !!

Sifat Karakter Pemimpin yang Baik

Kepemimpinan diartikan sebagai kemampuan mengarahkan dan memerintahkan orang lain untuk melakukan apa yang diharapkan dari mereka. Seorang pemimpin harus mampu merencanakan, mengatur, mendelegasikan dan mengontrol. Dengan empat atribut dasar dalam mengelola orang, ini akan membantu dan jauh lebih mudah bagi seorang pemimpin yang baik untuk berhasil. Pengetahuan penuh tentang pekerjaan membuat pemimpin yang baik lebih terhormat dan dapat dipercaya di mata bawahan, kolega, dan atasannya. Akan sulit bagi seorang pemimpin untuk menyelesaikan pekerjaannya jika komunitas relawan bobby nasution dia tidak mengetahui pekerjaan itu. Dia harus bisa memimpin melalui teladan.

Empat ciri dasar seorang pemimpin yang baik adalah:

1. Perencanaan – ini berarti bahwa seorang pemimpin harus mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut: “Apa yang harus dilakukan?” “Siapa yang harus melakukannya?” “Mengapa ini harus dilakukan?” “Kapan ini harus dilakukan?”
2. Pengorganisasian – setelah empat Kepemimpinan pertanyaan tentang perencanaan telah dijawab, maka pertanyaan terakhir yang harus dijawab adalah “Bagaimana seharusnya itu dilakukan?” Pada atribut kedua ini pemimpin harus dapat mempersiapkan semua materi, program atau jadwal yang diperlukan agar siap untuk langkah berikutnya.
3. Mendelegasikan – berarti dapat memberikan tugas atau wewenang kepada orang lain.
4. Kontrol dan Pengukuran – mampu memastikan bahwa tugas dilakukan sesuai dengan rencana yang ditetapkan di mana lima pertanyaan diselesaikan tanpa cacat.

Hal-hal yang perlu diingat tentang memimpin orang melalui teladan;

1. Menjadi panutan bagi bawahan Anda dan orang lain.
2. Selalu konsisten dan tegas saat memimpin orang. Gunakan fleksibilitas dengan hati-hati.
3. Bersikaplah adil dan seimbang dengan keputusan Anda.
4. Tidak semua perilaku buruk dapat diakibatkan oleh sikap buruk. Perilaku seseorang bervariasi sesuai dengan impuls individu yang dikirim ke otak dan memiliki reaksi fisik terhadap perilaku tersebut. Sikap adalah perilaku yang mendarah daging atau dibentuk. (Katakanlah misalnya seorang bawahan tiba-tiba menjadi kasar kepada atasannya dan setelah berbicara dengan bawahan tersebut terungkap bahwa dia tidak sopan karena atasan tersebut lupa mengundangnya ke pesta ulang tahun atasan. Ini adalah contoh perilaku yang buruk tetapi tidak dianggap sikap buruk karena perilaku bawahan bersifat sementara dan berubah setelah mengutarakan perasaannya.)
5. Hindari mendengarkan informasi tangan kedua dari orang lain tentang kolega atau bawahan Anda. Hal ini dapat menyebabkan atau menciptakan ketidakpercayaan dan penilaian yang salah terhadap orang lain.
6. Ciptakan hubungan yang harmonis dengan bawahan Anda
7. Komunikasi dua arah sangat penting. Dengarkan dan perhatikan pendapat bawahan.
8. Cobalah untuk memberdayakan bawahan Anda.
9. Miliki motivasi diri dan selalu tunjukkan sikap positif terhadap pekerjaan dengan bawahan Anda
10. Jangan pernah merendahkan bawahan di mata orang lain.

Atribut dasar seorang pemimpin yang baik hanyalah mampu menjawab lima pertanyaan dalam artikel ini seperti: Apa pekerjaan yang harus dilakukan? Siapakah orang yang akan ditugaskan untuk melakukan pekerjaan itu? Mengapa pekerjaan ini perlu dilakukan? Kapan pekerjaan ini perlu dilakukan? Bagaimana seharusnya pekerjaan ini dilakukan?. Setelah lima pertanyaan dijawab dan memiliki ide tentang hal-hal yang perlu diingat tentang kepemimpinan, maka semuanya hanyalah masalah penerapan atau praktiknya. Langkah-langkah ini juga dapat diterapkan dalam gaya hidup sehari-hari di rumah, di sekolah, komunitas, dan tempat lain di mana seseorang diminta untuk memimpin.